Forum Lingkar Pena - Cab Serang
E-mail : flp_serang@yahoo.com.

S E K U T U
Cybersastra
Titik Nol
Qizink La Aziva
FLP Yogyakarta
Poésie
Ritual Malam
Nanang Suryadi
Agustinus Wahyono
Hasan Aspahani

D O K U M E N
Powered by TagBoard Message Board
Name

URL or Email

Messages (
smilies)


FastCounter by bCentral

Sunday, March 02, 2003

SEALIF
Sajak : Qizink La Aziva

sealif rindu
tegak sembahyangku

sealif rindu
satu cintaku

sealif rindu
padaMu


Cilegon, 18 Januari 2003



Posted by Modal Gratis : 4:36 AM
Peluncuran dan Bedah Buku Sastra Sufistik
Ruang Kenanga Lt. 1
Istora Gelora Bung Karno Senayan Jakarta
Senin, 10 Maret 2003, Pukul 13.30 WIB


Menyusuri Jejak Sufisme dalam Karya Sastra

Pengalaman lebih dari 40 tahun, didukung sumber daya manusia andal
dan teknologi mutakhir telah menempatkan Tiga Serangkai Pustaka
Mandiri di garda depan dalam barisan penerbit buku pelajaran. Akan
tetapi, prestasi ini tidak lantas membuat TSPM berpuas diri. Secara
berkesinambungan TSPM senantiasa melakukan evolusi-evolusi
kreativitas. Wujud nyata dari semangat menyempurnakan diri ini
terejawantah dalam pengembangan divisi usaha dan deversifikasi
produk. TSPM kini hadir dengan buku-buku bacaan anak yang mendidik,
memberikan bekal awal kreatifitas, keterampilan moral dan ketakwaan.
Selain itu, TSPM juga mengemuka dengan buku-buku bacaan nonpelajaran
yang merupakan representasi dari suatu idealisme dan sebuah budaya
intelektual yang dimiliki.
Berbicara tentang buku berkualitas, TSPM adalah jawaban. TSPM adalah
penerbit yang setia pada komitmen hanya menerbitkan buku-buku yang
berorientasi pada kualitas, seperti buku-buku sosial humaniora yang
akan mengembangkan Wacana dan memberikan sentuhan seni budaya bagi
pertumbuhan jiwa buku-buku agama yang sangat jauh dari aroma
dogmatisme karena TSPM memilih memberikan buku-buku agama yang
mengajak pembaca melakukan dialektika pemikiran juga buku-buku sains
dan teknologi yang akan membuat pembaca menjadi manusia berwawasan
teknologi dan mampu meningkatkan keterampilan.
Dalam rangka memperkenalkan produk terbarunya, TSPM memulai dengan
berperan aktif dalam pameran buku bertajuk Islamic Book Fair 2003
yang akan berlangsung dari tanggal 7 hingga 16 Maret 2003. Di dalam
rangkaian acara pameran, TSPM menyelenggarakan acara Peluncuran dan
Bedah Buku Sastra Sufistik (Internalisasi Ajaran-Ajaran Sufi dalam
Sastra Indonesia).
Buku karya Bani Sudardi ini memaparkan fakta-fakta menarik tentang
internalisasi ajaran para sufi yang terefleksikan dalam karya sastra
dan telah menjadi bagian dalam sejarah sastra di Indonesia. Buku ini
memiliki daya pikat untuk dicermati karena realitas empiris berbicara
bahwa substansi satu ideologi (agama) sering kali dipersepsi beragam
oleh berbagai pihak yang berbeda sehingga nilai kebenaran didalamnya
pun menjadi sangat nisbi. Fakta ini adalah jawaban mengapa
internalisasi ajaran-ajaran agama kerap diwarnai dengan darah
bersimbah. Di dalam Islam, perbedaan persepsi yang melahirkan
absurditas kebenaran agama memunculkan berbagai format aliran. Titik
kuluminasi perbedaan yang dinilai telah melewati ambang batas
toleransi adalah lahirnya kelompok sufi yang dianggap ekstrem. Al-
Hallaj, salah seorang sufi mengatakan, "sayalah Tuhan itu". Di
Indonesia ada Syekh Siti Jenar dengan ideologi serupa dan hidupnya
berakhir dengan kepala terpenggal. Ini adalah sebagian tragedi yang
mewarnai perjalanan para sufi dan sufisme.
Tema eksotis inilah yang akan dikupas tuntas dalam acara bedah buku
berjudul Sastra Sufistik (Internalisasi Ajaran-Ajaran Sufi dalam
Sastra Indonesia). Bedah buku ini akan diselenggarakan di Ruang
Kenanga lantai I Istora Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, pada hari
Senin 10 Maret 2003 pukul 13.30. Sebagai pembicara dihadirkan
sastrawan besar Taufiq Ismail. Selain membahas tentang sastra
sufistik sebagai salah satu elemen pembangunan sejarah sastra
Indonesia, Taufiq Ismail juga akan memberikan sentuhan estetik karena
di antara rangkaian acara bedah buku ia akan membacakan puisi-puisi
sufistiknya.




From: ">matahariretak
To: pasarbuku@yahoogroups.com

Posted by Modal Gratis : 4:31 AM



kembali ke atas